Senin, 02 Juli 2012

Hanya seperti ini

"aku hanya ingin kembali menjadi orang yang mengiringi tawamu"


Dan ternyata hanya seperti ini, ya .. seharusnya dari awal aku menyadari semua ini. Aku mungkin salah menerka semua ini sejak dari awal . Aku kira kita bersahabat, ternyata hanya seperti ini. Kau mudah untuk berubah .

Saat bersamaku, kamu seperti air yang tenang, yang siap menenggelamkan perasaanku, hingga menjadi tak menentu. Terkadang kamu seperti luapan api yang siap menerkamku. Kamu ternyata hanya seperti ini, seperti orang dewasa lainnya, yang sulit untuk aku mengerti apa dan bagaimana berinteraksi.

Aku kira 8bulan, cukup waktu untukku menjadi tau tentang kamu, menjadi mengerti akan sikapmu, menjadi paham saat kamu marah. Ternyata aku salah, hingga kini aku tak pernah tau, apa yang membuat kamu marah dan pergi. Aku hanya ingin menjadi orang yang mengiringi tawamu setiap hari, sama seperti dulu.

Setiap pagi ku titipkan doa pada Tuhan, agar Tuhan segera menyelesaikan segala masalahmu, jika itu yang membuat kamu pergi dariku. Setiap siang ku panjatkan doa pada Tuhan, agar Tuhan segera membuka mata dan hatimu, agar kamu segera mengerti bahwa aku tak pernah bermaksud melukaimu. Setiap malam ku iringi tidurmu dengan lantunan doa pada Tuhan, agar Tuhan menjagamu, saat aku sudah tak kuasa mencari jawaban atas semua sikapmu.

Kamu untukku seperti angin, yang memberi sejuk dan memberi badai dalam hidupku.
Kamu untukku seperti doa, yang selalu aku ingat, selalu aku untai, selalu aku harap.


~ winarti ~